Daftar
MASUK
komseling_kkf

Artikel

25 Agustus 2016 | dibaca 2.244 kali

Intentional, NOT Accidental

Intentional, NOT Accidental

Coba berandai-andai sejenak ya. Apa sih hal-hal yang membuat anda happy selama ini? Saat berhasil mendapatkan pekerjaan impian di perusahaan idaman? Jatuh cinta yang berbalas dengan si dia yang selama ini telah mendominasi pikiran? Naik gaji, dapat bonus atau mendadak diwarisi oleh paman jauh yang kebetulan tidak punya anak? Pergi ke tempat-tempat paling eksotis yang memperkaya koleksi photo di instagram dan pinter estanda? Pilihan dan jawaban untuk bisa happy, senang, bahagia bisa jadi sebanyak bintang di langit. Setiap orang punya jawaban berbeda tentang hal-hal yang bisa membuat mereka happy. Anda, saya dan kita semua juga sama, atau paling tidak ini cara pandang yang selalu dikesankan, ditampakkan dan dipahami.

Sekarang saya ajukan pertanyaan yang sedikit lebih spesifik : Apa hal-hal yang mebuat anda happy saat ini? Anda perhatikan bedanya? Saya Cuma mengganti kata "selama ini" dengan "saat ini." Apakah jawaban anda masih tetap sama atau berbeda? Jawaban atas pertanyaan pertama hampir selalu berkenaan dengan sebuah kondisi eksternal ideal yang dirasa bakal membuat diri jadi (lebih) happy. Sehingga tidak heran jawaban lazimnya juga menyangkut hal-hal eksternal yang terjadi, atau diharapkan terjadi untuk selanjutnya bisa mempengaruhi kondisi internal kita (baca: yaitu tadi perasaan happy). Pertanyaan kedua bersifat lebih reflektif atau mengajak melihat, merasakan dan meresapi kedalam diri. Tanpa terlalu mempedulikan situasi eksternal. Dan biasanya, untuk yang satu ini, banyak orang lebih sering merasa awam.


Being happy successful, famous &healthy, is always intentional, not accidental. Saat banyak orang merasa tahu hal-hal eksternal yang mampu membuat mereka happy, sebanyak itu juga orang-orang sama yang tidaktahu, tidak paham dan tidak mengerti tentang apa yang dirasakan dalam diri. Happy saat dapat pekerjaan impian di perusahaan idaman? Tapi sebenarnya lelah karena harus menempuh perjalanan jauh dan berhubungan dengan boss yang gak se asik perusahaannya. Naik gaji, dapat bonus atau dapat warisan? Kenikmatan uangnya tidak seberapa karena masih belum cukup untuk menutup hutang ataumembeli mobil Eropa idaman itu. Pergi ketempat eksotis? Ternyata lebih senang membaca respon teman-teman di sosial media dari pada menikmati tempat yang minim kelengkapan kehidupan urban.

Change is inevitable - growth is intentional. Focus on your personal growth. Banyakhal dalam hidup yang terjadi diluar kendali kita. Dan semakin besar upaya kita untuk men-gendalikan faktor-faktor eksternal maka semakin frustasi kita dibuatnya. Satu-satunya yang bisa dikendalikan adalah diri sendiri, termasuk didalamnya cara pandang dan pilihan untuk merasakan apapun. Semua berawal dari satu kata penting: Niat.

Be intentional about whatever you choose to do, or not do. Membangun, mengeloladan menetapkan niat adalah langkah awal untuk memastikan diri sadar, waras, sehat, kuat, ba-hagia & berguna. Semua orang hebat yang berdampak dahsyat pada lingkungan memulai hari dari dalam diri dengan mengajukan pertanyaan reflektif ini: "Apa yang bisa saya laku-kan sekarang untuk membuat diri lebih asyik, berdaya dan happy?"

The most important part is about being generous to your time, but at the same time be in-tentional at the same time. Keseharian kita terbentuk dari kebiasaan yang seringkali terjadi diluar kendali. Kenapa? Karena kita adalah mahluk yang teramat mudah membiasakan se-suatu apapun itu.Apapun yang dilakukan hari ini sekedar karena kemarin melakukan hal yang sama.

Kabar baiknya, jika bisa memantapkan niat untuk membiasakan aktivitas spesifik yang mendatangkan keasyikan, kebahagiaan dan makna maka tidak ada yang tidak mungkin. Hidup ini bukan kecelakaan, namun diniatkan. Bahagia dibangun dari kesadaran menetapkan niat, keberanian mencoba dan ketekunan menjalankan keseharian yang bermakna. Intention leads to behaviors which lead to habits which lead to character which leads to destiny Jack Kornfield.

Photo #Ultimate U Scrap Book by @cindysaja

Punya pengalaman memantapkan niat untuk melakukan aktivitas spesifik yang berujung pada keasyikan, kebahagiaan & makna? Saya akan sangat tertarik membacanya. Kirim tu-lisan, cerita dan komentar ke rene.canoneo@gmail.com / twitter &Instagram: @ReneCC.

 

Artikel Lainnya


Gallery