Daftar
MASUK
komseling_kkf

Artikel

09 Agustus 2016 | dibaca 683 kali

Accept this: Your Team is Smarter than You

Accept this: Your Team is Smarter than You

Dalam sebuah perdebatan di ruang meeting terucap kalimat ini oleh si boss kepada para anggota teamnya: "Tugas kalian adalah membuat saya (tampak) lebih tahu, lebih paham dan lebih cerdas! " Walaupun terdengar arogan bisa jadi ini adalah ekspresi jujur yang jarang diakui oleh banyak boss pada banyak organisasi. Pada satu sisi, saya pastikan perkataan ini masih lebih baik dibandingkan para boss yang merasa superior dan tidak butuh apapun dari siapapun termasuk anak-anak buahnya. Namun pada sisi lain, perkataan ini menunjukkan minimnya pemahaman tentang dinamika team (baca: manusia) dalam organisasi. Salah satu fundamental terpenting yang dilupakan adalah bahwa tidak ada satu manusiapun yang lebih cerdas dibandingkan kecerdasan kolektif. Fundamental ini akan senantiasa terjadi dengan beberapa catatan tentunya.

Nah, salah satu hal terburuk yang kerap kali muncul pada organisasi saat ini adalah pemberian tanggung jawab mengelola team bagi mereka yang belum siap. Team bukan sekedarpembantu serabutan walaupun memang seringkali harus bekerja seperti itu. Anak-anak buah bukan Cuma pelengkap penderita yang harus patuh menerima perintah dan taat menjalankan komando tanpa pilihan apapun. Dan ini gongnya, punya bawahan sama sekali bukan sekedar lambang agar si atasan (tampak) lebih hebat, lebih penting dan lebih berkuasa.

A team is a team. Punya team adalah sebuah kehormatan untuk bekerja, berkarya dan ber-kreasi bersama. Menjadi bagian sebuah team adalah menyepakati untuk berbagi waktu, ruang dan aspirasi dalam proses tumbuh kembang menjadi diri sendiri yang terbaik. Memimpin sebuah team tidak sama dengan menjadikan diri lebih besar, lebih hebat dan lebih berkuasa dibandingkan yang lain. Sebaliknya, memimpin sebuah team adalah mengambil peran untuk senantiasa memastikan setiap anggota team berproses menjadikan diri dan memberikan yang terbaik.

Your team is (almost always) smarter thank you. Dalam scenario terbaik, sebuah team akan memunculkan kecerdasan kolektif yang berkali lipat lebih cerdas dari individu yang paling cerdas dalam team sekalipun. Pemikiran bahwa si boss atau atasan paling cerdas adalah pemikiran usang yang berbahaya. Apalah arti pemikiran, pengalaman dan pengeta-huan satu orang dibandingkan gabungan pemikiran, pengalaman dan pengetahuan banyak orang?

Group intelligence has little to do with individual intelligence. Kecerdasan kolektif tidak semata tergantung pada kecerdasan masing-masing team dalam individu tersebut. Da-lamsebuah kajian longitudinal oleh ilmuwan Harvard yang dihadirkan dalam Harvard Business Review tahun 2011 dinyatakan kalau sebuah team yang seluruhnya beranggotakan Doktor belum tentu menghasilkan lebih banyak karya atau karya lebih baik, jika dibandingkan team efektif yang tidak beranggotakan satu doctor sekalipun.

Diversity is the gateway to awesomeness. Jika demikian apa yang jadi penentu keren atautidaknya sebuah team? Jawabannya bisa jadi tak terduga yaitu variasi gender, rasdan keyakinan. Ya, dalam konteks masa kini, team keren butuh lebih banyak perempuan dan kelompok minoritas. Dengan kata lain, team yang hanya berisikan hanya laki-laki dengan ras, keyakinan dan latar belakang sama hamper selalu akan memunculkan hasil biasa-biasa saja.

Ya, persyaratan keberagaman adalah harga mati kekerenan. Salah satu contoh paling relevan tergambar dalam buku Startup Nation karya Dan Senor & Saul Singer. Sebagai sebuah Negara liliput dengan penduduk lebih sedikit dari Jakarta dan dikelilingi oleh negara2 lain yang jauh dari bersahabat, Israel mampu memunculkan ekosistem startup yang menyaingi Silicon Valley, Amerika Serikat. Salah satu penyebabnya adalah variasi penduduk Israel yang terdiri dari tidak kurang dari 70 sukubangsa. Ini sungguh bertentangan dengan pemahaman umum Israel sebagai sebuah suku bangsa tunggal. Jadi apa yang bisa dilakukan sekarang jika memiliki team? Syukuri, apresiasi serta ajak mereka bekerja, berkarya dan berkreasi bersama. Dan terima kenyataan bahwa kecerdasan kolektif mereka senantiasa lebihcerdas dari anda. Teamwork is the secret that make common people achieve uncommon result Ifeanyi Onuoha

Have some idea or care to comment about this writings?

 

Reach out for me at twitter: @ReneCC |rene.canoneo@gmail.com
Photo: #Fridaythe13thby @deivitt

 

Artikel Lainnya


Artikel

Kiat Menjadi HRD
dibaca 36kali
YES, It's OK to Say NO!
dibaca 5.130kali
Intentional, NOT Accidental
dibaca 2.943kali

Gallery